11 Kuliner Malang yang Bernuansa Tempo Dulu, Paling Tua Sejak 1920

Bagi anda yang mengunjungi suatu tempat entah itu dengan tujuan rekreasi atau yang lainnya, pasti tidak luput dengan pencarian kuliner khas dari daerah tersebut.

Bukan hanya wisata Malang yang terkenal tetapi kuliner Malang pun tidak luput dari daftar pencarian para pelancong terlebih lagi cuaca yang sejuk di kota Malang sangat mendukung sekali untuk berburu kulineran.

Bagi anda yang menyukai ke khasan suatu daerah dalam kategori kuliner, artikel ini cocok sekali untuk anda. Berikut daftar kuliner Malang yang khas dan bernuansa tempo dulu yang dibagikan oleh web kuliner Malang yaitu Pergibentar.

1. Sego Resek (1959)

kuliner malang malam
Cuma di Malang anda bisa menemukan sego resek

Sego dalam Bahasa jawa berarti nasi sedangkan resek berarti sampah, eits tapi bukan berarti bahan-bahannya berasal dari sampah ya. Nama tersebut tercipta karena nasi yang di goreng dicampur dengan rempah-rempah yang bermacam dan toping yang berfariativ maka dari itu dinamakan sego resek.

Pada dasarnya sego resek adalah nasi goreng tetapi nasi goreng yang spesial karena mereka memakai bahan-bahan yang dijaga konsistensinya serta berbeda dari nasi goreng pada umunya.

Kesan modern sama sekali tidak akan anda temui di tempat makan ini karena mereka hanya menggunakan bahu jalan dan desain tempat makannya yang masih klasik. Kini sego resek menjadi kuliner khas Malang yang dikenal banyak orang

Untuk dapat mencicipi sego resek sebaiknya anda datang lebih awal karena antriannya yang pasti panjang.

Alamat: Jalan Brigjend Katamso, Klojen, Kota Malang

Jam Buka: Setiap Hari (18.00 – sampai habis)

Harga: Rp 8.000 Per Porsi

2. Orem-orem H. Abdul Manan (1967)

kuliner malang murah
cita rasa orem-orem yang unik, bikin laper!

kuliner Malang yang satu ini dapat anda pastikan hanya ada di Malang dari rasa sampai tempatnya tidak berubah sejak zaman dulu. Bagi sebagian orang orem-orem Malang masih asing di telinga bahkan lidah, tetapi ketika anda memakannya lidah akan berkata rasanya seperti makanan yang pernah anda makan. Orem-orem cocok sekali makan di makan bersama tempe kemul terlebih lagi saat hujan.

Cocok sekali bagi anda yang mencari kuliner murah di Malang

Alamat: No., Jl. Irian Jaya No.1, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang

Jam Buka: 10.00 – 16.00 Setiap Hari

Harga: Rp 8.000 Per Porsi

3. Rujak Manis Semeru (1986)

kuliner malang terkenal
rujak manis semeru, dijamin nampol rasanya!

Untuk kategori makanan ringan, kuliner Malang yang ini cocok sekali bagi pecinta kuliner khas daerah. Rujak Manis Semeru namanya, rujak yang terkenal dengan bumbunya yang khas membuat orang yang mengunjungi Malang pasti akan erasa kangen dengan kuliner Malang yang unik ini.

Rasa tidak terlalu pedas bahkan bisa di bilang manis untuk ukuran pecinta pedas tapi gulanya yang berbeda dengan rujak pada umumnya dan juga ada taburan kacanya serta irisan buahnya yang pedas. Cocok sekali dimakan siang hari bersama kerabat atau keluarga.

Alamat: Jl. Semeru No.54, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang

Jam Buka: Setiap Hari Kecuali Jum’at 09.00 – 16.00

Harga: Rp 18.000 Per Porsi

4. Puthu Lanang (1935)

kuliner malang tempo dulu
puthu lanang, gulanya yang asli dan kelapanya yang fresh

Pesan dari penulis untuk anda yang ingin mencicipi puthu lanang adalah “sabar” karena antriannya pasti panjang tiap harinya. Puthu lanang banyak diserbu orang-orang karena ciri khasnya yang sangat kental dan pastinya dijamin sangat berbeda dengan kue puthu lainnya.

Menurut pengakuan pemiliknya bahan-bahan yang mereka pakai tidak pernah kurang sedikit pun kualitasnya dari awal buka. Yang paling menonjol perbedaanya adalah kelapa yang digunakan masih fresh dan milky serta mereka menggunakan gula aren.

Alamat: Jl. Jaksa Agung Suprapto No.73, RT.03, Samaan, Kec. Klojen, Kota Malang

Jam Buka: Setiap Hari 17.30–21.30

Harga: Rp 10.000 Per Porsi

5. Ronde Titoni (1948)

kuliner pakisaji malang
menikmati kehangata Malang dengan ronde titoni

Ronde titoni dijamin 100% adalah kuliner legendary khas Malang atau kuliner tempo dulunya malang karena tempat makan ini sudah ada sejak tahun 1948. Almarhum Abdul Hadi yang mengawali usahanya dengan menggunakan pikulan

kini Ronde Titoni sudah dikenal se antero Malang raya bahkan kuliner Malang yang satu ini menjadi kuliner wajib bagi para wisatawan.

Alamat: Jl. Zainul Arifin No.17, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang

Jam Buka: Setiap Hari kecuali Minggu 18.00 – 00

Harga: Rp 3.000 – Rp 8.000

6. Rawon Nguling (1942)

kuliner daerah blimbing malang
rawon nguling, dijamin kenyang rek!

Dari banyak rawon yang ada di kota Malang. Rawon Nguling menjadi salah satu destinasi kuliner Malang. Satu porsi Rawon Nguling dijamin membuat anda kenyang dan ada dua pilihan rawon yang diberikan yaitu rawon dengkul dan rawon biasa.

Alamat: Jl. Zainul Arifin No.62, RT.01/RW.01, Kiduldalem, Kec. Klojen, Kota Malang

Jam Buka: Setiap Hari 07.00–15.30

Harga: Rp 35.000 Satu Porsi

7. Pos Ketan (1967)

kuliner daerah blimbing malang
nongkrong-nongkrong juga enak disini

Sedikit bergeser ke arah Batu disana kita akan menemukan kuliner yang legendaris yaitu Pos Ketan. Kuliner Malang malam hari ini sudah ada sejak tahun 1967 dan tidak pernah sepi dari pengunjung. Ada beberapa menu yang ditawarkan dengan berbagai macam toping seperti pisang, durian, keju, gula merah.

Alamat: Alun-Alun Kota Wisata Batu, Jl. Kartini No. 6, Ngaglik, Batu

Jam Buka: 15.00 – 00.00

Harga: Mulai dari Rp 8.000

8. Tahu Lontong Lonceng (1935)

tempat makan murah di batu malang
warung tahu lontong lonceng yang legendaris

Tahu Lotong Lonceng ini sudah ada sejak tahun 1935. Kenapa diberi nama Tahu Lontong Lonceng? Karena ada lonceng yang digantung digerobak rumah makan tersebut sehingga menjadi ciri khas. Rasa dan tempat makannya tidak pernah berubah dari sejak pertama buka dan juga konsistensi rasanya.

Alamat: Jl. Martadinata No. 66, Kota Malang

Jam Buka: 10.45 – 22.00

Harga: Rp9.000 – Rp11.000

9. Toko Oen (1930)

makanan khas kabupaten malang
Toko Oen, kedai es krim yang tidak punah dengan zaman

Berada didekat alun-alun kota Malang dan berseberangan dengan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus. Jangan kaget jika banyak turis manca Negara yang berkungjung ke tempat ini karena took es krim ini sudah ada sejak tahun 1930 bahkan sebelum Indonesia merdeka. Pengunjung akan disuguhkan nuansa Malang tempo dulu serta rasa es krim yang berkualitas.

Alamat: Jl. Jendral Basuki Rahmat No. 5, Kauman, Klojen, Kota Malang

Jam Buka: Setiap Hari 08.00 – 21.30

Harga: Makanan, Rp25.000 – Rp60.000

Baca juga: kuliner Malang 24 jam

10. Soto Ayam Lombok Khas Malang (1955)

makanan malang terkenal
soto ayam lombok, cita rasa lombok yang ada di Malang

Dari namanya pasti anda berfikir bahwa soto ini berasal dari Lombok tetapi kenyataannya tidak. Warung makan yang sudah ada sejak tahun 1955 ini berada di jalan Lombok oleh sebab itu pemiliknya menamainya Soto Lombok. Dijamin asli Malang, rasa yang diberikan beraneka ragam mulai dari rempah-rempahnya sampai ayamnya yang khas. Cocok sekali dimakan kapanpun karena cuaca di Malang yang mendukung

Alamat: Jl. Lombok No. 1, Kasin, Kota Malang

Jam Buka: 6 226

Jam Operasional: Setiap Hari 07.00 – 00.30

Harga: Rp25.000 per porsi

11. Warung Sate Gebug (1920)

makanan malang yang wajib dicoba
warung sate gebuk, dagingnya tebal dan rasanya khas

Kata siapa jika makan daging berkualitas hanya di restoran mewah? Warung Sate Gebug ini sangat menjaga sekali kualitas rasanya, terbukti mereka menggunakan daging sirloin pilihan sehingga menciptakan tekstur yang lembut dan kesan mewah terhadap satenya sangat menonjol walaupun tempat makannya yang sederhana dan klasik.

Alamat: Jl. Basuki Rachmat No. 113A, Kota Malang

Jam Buka: Sabtu – Kamis, 08.00-16.30, Jumat tutup

Harga: Rp25.000 – Rp30.000

One thought on “11 Kuliner Malang yang Bernuansa Tempo Dulu, Paling Tua Sejak 1920

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *